Site icon LensaUtama

Julian Johan Tembus Peringkat 8 Dakar Classic 2026 Usai Tuntaskan Etape 8 Wadi Ad-Dawasir

Julian Johan

lensautama – Pembalap reli Indonesia Julian Johan terus menunjukkan konsistensi dan ketangguhannya dalam ajang Reli Dakar 2026 kategori Dakar Classic. Memasuki etape ke-8, Julian Johan sukses memperbaiki posisi di klasemen umum setelah menaklukkan lintasan menantang di Wadi Ad-Dawasir.

Pada etape kedelapan ini, Julian Johan yang akrab disapa Jeje menyelesaikan total jarak 721 kilometer, termasuk Special Stage (SS) sepanjang 307 kilometer. Karakter lintasan yang didominasi dataran rata memungkinkan pembalap memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, namun tetap menuntut konsentrasi penuh karena dipenuhi berbagai rintangan alami.

Menurut Jeje, etape 8 terasa lebih ringan secara teknis dibandingkan etape sebelumnya yang sarat dengan tantangan gurun pasir. Meski demikian, kecepatan tinggi justru menjadi ujian tersendiri dalam menjaga fokus dan strategi agar tidak kehilangan waktu akibat kesalahan navigasi.

“Etape 8 ini tergolong lebih ringan dibandingkan etape 7 yang lebih panjang melewati gurun pasir. Etape ini cenderung bermain di dataran rata dengan kecepatan yang lebih tinggi, dengan kombinasi pasir dan bebatuan” ujar Julian Johan.

Strategi yang diterapkan sejak awal SS terbukti efektif. Pembalap Indonesia ini mampu menjaga konsistensi kecepatan sekaligus memaksimalkan performa kendaraan, sehingga berhasil mencatatkan peningkatan signifikan di klasemen keseluruhan.

Berdasarkan peringkat resmi, performa impresif Julian Johan di etape ke-8 membuatnya naik satu tingkat dari posisi ke-9 ke peringkat ke-8 klasemen umum Dakar Classic 2026. Capaian ini menjadi kabar menggembirakan bagi tim serta para pendukungnya di Tanah Air.

“Etape 8 menjadi sangat penting bagi saya untuk memperbaiki kedudukan dan bisa naik peringkat overall dari ke-9 menjadi ke-8” tegas Jeje.

Selanjutnya, para peserta akan meninggalkan Wadi Ad-Dawasir menuju Bisha, menempuh total jarak 541 kilometer, dengan 418 kilometer di antaranya merupakan special stage yang diperhitungkan secara ketat. Etape ke-9 diprediksi kembali menyuguhkan tantangan berat.

“Prediksi etape 9 mungkin akan lebih berat karena melintasi gurun pasir yang tinggi dan besar. Saya masih belum sepenuhnya percaya diri karena tidak terbiasa menyetir di gurun pasir, tapi kita coba sebaik mungkin” jelas Jeje.

Dengan performa yang terus meningkat, Julian Johan kini menjadi salah satu wakil Indonesia yang patut diperhitungkan dalam persaingan ketat Reli Dakar 2026 Dakar Classic.

Exit mobile version