Site icon LensaUtama

Atalanta vs AS Roma, Duel Sarat Emosi di Gewiss Stadium

Atalanta vs AS Roma

lensautama – Atalanta akan menghadapi ujian berat pada awal tahun saat menjamu AS Roma di Gewiss Stadium, besok pukul 02.45 WIB, dalam lanjutan Serie A. Laga ini bukan hanya mempertemukan dua tim papan atas, tetapi juga menyuguhkan kisah emosional dengan kembalinya Gian Piero Gasperini ke Bergamo sebagai lawan untuk pertama kalinya dalam satu dekade.

Gasperini, yang kini menukangi AS Roma, merupakan sosok sentral dalam perjalanan kebangkitan Atalanta. Selama sembilan musim menangani La Dea, pelatih veteran Italia itu berhasil mengubah klub menjadi kekuatan baru di kancah domestik dan Eropa.

Puncak kesuksesannya datang pada musim 2023/24, ketika Gasperini mempersembahkan trofi Liga Europa untuk Atalanta setelah kemenangan telak 3-0 atas Bayer Leverkusen di final yang digelar di Aviva Stadium, Dublin.

Terakhir kali Gasperini datang ke Bergamo sebagai lawan terjadi sekitar 10 tahun lalu, saat ia masih melatih Genoa. Kala itu, catatannya cukup impresif dengan hanya empat kekalahan dari 14 pertemuan melawan Atalanta. Namun, tantangan kali ini jelas berbeda, mengingat ikatan emosional dan ekspektasi besar yang menyertainya.

Atalanta kini berada di bawah arahan Raffaele Palladino dan menunjukkan perkembangan menjanjikan. Dari enam laga terakhir Serie A, Atalanta berhasil meraih lima kemenangan, menandakan stabilitas permainan serta peningkatan performa tim.

La Dea juga berpeluang mencatat empat kemenangan beruntun atas AS Roma. Tiga kemenangan sebelumnya diraih ketika Gasperini masih menukangi Atalanta, sebuah catatan yang menambah menarik duel kali ini.

Di luar nuansa nostalgia, Atalanta sangat membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi di klasemen Serie A. Saat ini, mereka masih tertahan di peringkat ke-10 dengan 22 poin dari 17 pertandingan, posisi yang belum mencerminkan potensi skuad mereka.

Sementara itu, AS Roma tengah bersaing ketat di papan atas. Meski sempat merebut posisi zona Liga Champions dari Juventus pekan lalu, jarak poin yang tipis membuat Il Lupi rentan tergelincir dari empat besar jika gagal meraih hasil positif di Bergamo.

Sepanjang tahun 2025, Roma tampil solid di lini belakang dan menjadi tim dengan clean sheet terbanyak di Serie A, mencapai 18 kali, mengungguli Inter dan Napoli. Ketangguhan pertahanan ini diprediksi kembali menjadi kunci bagi Roma saat menghadapi Atalanta.

Sebaliknya, Atalanta masih kerap kesulitan saat bersua tim papan atas. Musim ini, La Dea hanya mengoleksi empat poin dan mencetak empat gol dalam laga-laga tersebut, catatan yang perlu segera diperbaiki jika ingin bersaing di level elite.

Pertandingan ini juga menghadirkan duel taktik menarik antara Raffaele Palladino, pelatih muda potensial, melawan Gasperini, sang veteran Italia. Laga semakin spesial karena mempertemukan dua tim yang secara filosofi permainan sama-sama dibentuk oleh tangan dingin Gasperini di masa lalu.

Duel Atalanta vs AS Roma di Gewiss Stadium dipastikan menjadi pertandingan sarat cerita, emosi, dan strategi, sekaligus salah satu laga paling layak dinantikan di Serie A awal tahun ini.

Exit mobile version