lensautama – Aprilia Racing memulai rangkaian persiapan menuju MotoGP 2026 dengan fokus penuh pada pengembangan motor RS-GP26 melalui sesi tes di Sirkuit Sepang, Malaysia. Tahapan awal dimulai lewat Tes Shakedown Sepang yang dijadwalkan berlangsung pada 29–31 Januari.
Dalam sesi ini, pembalap penguji resmi Aprilia Racing, Lorenzo Savadori, akan menjadi andalan utama tim untuk mengumpulkan data awal dan menguji berbagai komponen baru pada RS-GP26.
Masih di lintasan yang sama, Aprilia Racing kemudian akan melanjutkan programnya pada tes resmi MotoGP yang digelar pada 3–5 Februari, dengan Marco Bezzecchi bergabung mendampingi Savadori.
Peran Lorenzo Savadori akan semakin krusial karena ia dijadwalkan kembali turun lintasan pada tes resmi berikutnya selama tiga hari untuk melanjutkan pengembangan RS-GP26. Savadori akan menggantikan Jorge Martín, yang hingga kini masih menjalani program pemulihan fisik.
Pada pertengahan Desember lalu, Martín menjalani dua operasi lanjutan pada tulang skafoid kiri dan tulang selangka kanan. Keputusan ini diambil demi memastikan pembalap asal Spanyol tersebut dapat kembali dalam kondisi fisik terbaik saat musim balap MotoGP 2026 resmi dimulai.
Meski belum dapat turun langsung ke lintasan, Jorge Martín tetap hadir bersama tim di Malaysia. Kehadirannya bertujuan untuk memantau secara langsung proses pengembangan RS-GP26 dan berdiskusi dengan para insinyur Aprilia Racing terkait arah teknis motor musim depan.
Lorenzo Savadori mengakui bahwa agenda tes Aprilia Racing di Sepang akan sangat padat. Selain mengembangkan motor tim pabrikan, ia juga terlibat dalam pengujian motor milik Trackhouse MotoGP Team.
“Di Sepang, agenda saya akan sangat padat karena harus mengerjakan delapan motor, termasuk motor milik Trackhouse MotoGP Team. Banyak pembaruan yang akan kami uji, termasuk dalam rangkaian tes resmi selama tiga hari berikutnya” ujar Savadori.
Ia juga mengaku antusias kembali ke lintasan dan menjajal RS-GP26 versi terbaru. Menurutnya, fokus utama tim saat ini adalah memastikan motor berkembang optimal tanpa mengorbankan proses pemulihan Jorge Martín.
“Saya sudah tidak sabar kembali turun ke lintasan dan menguji RS-GP26. Terkait Jorge, yang terpenting adalah dia bisa kembali ke kondisi fisik terbaik secepat mungkin. Tentu disayangkan dia belum bisa ikut tes di Malaysia, tetapi yang paling utama adalah dia pulih dengan baik sebelum musim dimulai” tambahnya.
Dengan program pengujian yang intensif dan keterlibatan penuh pembalap penguji, Aprilia Racing berharap RS-GP26 mampu tampil kompetitif sejak seri pembuka MotoGP 2026, sekaligus melanjutkan tren positif performa tim dalam beberapa musim terakhir.

