lensautama – Marc Marquez mengungkapkan kekecewaannya kepada Ducati setelah percakapan mengenai kondisi lengan kanannya ditayangkan dalam dokumenter resmi tim bertajuk Inside Ducati.
Pembalap Ducati Lenovo asal Spanyol tersebut selama ini memilih untuk tidak banyak membicarakan kondisi fisiknya, terutama mengenai bahu dan lengan kanan yang sempat menjalani operasi.
Karena itu, Marc Marquez mengaku terkejut ketika percakapannya dengan para insinyur Ducati pada gelaran MotoGP Inggris 2026 justru muncul dalam tayangan dokumenter tersebut.
Dalam rekaman Inside Ducati, Marc Marquez membahas kondisi fisiknya setelah menjalani operasi. Ia mengungkapkan bahwa dirinya masih belum mendapatkan kendali penuh terhadap lengan kanannya.
Situasi tersebut membuat Marquez merasa keberatan karena persoalan fisik yang selama ini berusaha tidak dibicarakannya kembali menjadi konsumsi publik.
“Kalian tahu, saya adalah orang yang paling tidak ingin membicarakan bahu dan lengan kanan saya” ujar Marc Marquez, dikutip dari Crash.
“Tapi memang benar, di Inside Ducati mereka membuat saya terkejut dan sekarang topik ini kembali dibicarakan” lanjutnya.
Persoalan kondisi fisik Marc Marquez menjadi semakin sensitif karena sang pembalap tengah menjalani persaingan ketat dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.
Kondisi fisik pembalap menjadi salah satu informasi penting dalam persaingan menuju gelar juara dunia. Terlebih, Marquez masih harus bersaing ketat dengan Jorge Martin di papan atas klasemen MotoGP 2026.
Ducati sendiri selama ini dikenal cukup terbuka melalui serial Inside Ducati. Dokumenter tersebut menampilkan berbagai aktivitas internal tim, termasuk interaksi para pembalap dengan insinyur dan kru sepanjang akhir pekan balapan.
Namun, setelah MotoGP Austria 2026, materi yang ditampilkan dalam dokumenter tersebut terlihat lebih selektif.
Pada balapan yang berlangsung di Red Bull Ring, Marc Marquez hanya mampu finis di posisi kelima. Sementara itu, Jorge Martin berhasil mengamankan posisi kedua.
Hasil tersebut membuat Martin memangkas jarak sekaligus kembali memimpin klasemen MotoGP 2026 dengan keunggulan 12 poin atas Marc Marquez.
Seusai balapan MotoGP Austria, kamera MotoGP sempat merekam Marc Marquez bersama sejumlah insinyur Ducati di dalam garasi.
Mereka terlihat terlibat dalam sebuah percakapan internal. Namun, momen tersebut tidak ditampilkan dalam episode Inside Ducati yang dirilis setelah balapan Austria.
Ducati tidak mengaitkan perubahan materi dokumenter tersebut dengan keberatan yang disampaikan Marc Marquez mengenai publikasi percakapan terkait kondisi fisiknya.
Meski demikian, keputusan tersebut menjadi sorotan karena muncul setelah pembalap Ducati Lenovo itu secara terbuka mempersoalkan ditayangkannya percakapan mengenai kondisi lengan kanannya.
Dengan persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026 yang semakin ketat, Marc Marquez tentu ingin menjaga fokusnya di lintasan. Ia juga berharap persoalan mengenai kondisi bahu dan lengan kanannya tidak kembali menjadi konsumsi publik.
Perhatian Marc Marquez kini akan kembali tertuju pada seri-seri berikutnya. Setiap hasil balapan menjadi penting dalam persaingannya dengan Jorge Martin untuk memperebutkan gelar juara dunia MotoGP 2026.

