Site icon LensaUtama

Marc Marquez Menang Sprint Race MotoGP San Marino 2026, Bezzecchi dan Jorge Martin Lengkapi Podium

Marc Marquez

lensautama – Marc Marquez tampil impresif pada Sprint Race MotoGP San Marino 2026 yang berlangsung di Misano World Circuit “Marco Simoncelli”, Sabtu (12/9/2026). Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut berhasil mengamankan kemenangan setelah memulai balapan dari posisi kedua.

Marc Marquez langsung menunjukkan kecepatannya sejak lap pertama. Memanfaatkan momen di Tikungan 1, pembalap asal Spanyol itu melakukan manuver agresif untuk merebut posisi terdepan dari pemegang pole position, Marco Bezzecchi.

Setelah mengambil alih pimpinan balapan, Marc Marquez mampu menjaga ritme hingga garis finis. Ia mencatatkan waktu 19 menit 48,519 detik untuk menyelesaikan Sprint Race.

Menariknya, catatan waktu Marc Marquez tersebut sekaligus menunjukkan peningkatan dibandingkan Sprint Race MotoGP San Marino musim 2025. Tahun lalu, total waktu balapan di sirkuit yang sama tercatat 19 menit 52,966 detik, ketika Marco Bezzecchi keluar sebagai pemenang.

Performa tersebut memperlihatkan persaingan yang semakin ketat di Misano, sekaligus menegaskan kemampuan Marc Marquez dalam mengelola ritme balapan dan penggunaan ban.

Marc Marquez mengungkapkan bahwa pemilihan ban belakang menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilannya memenangkan Sprint Race MotoGP San Marino 2026.

Pembalap Ducati Lenovo Team itu memilih menggunakan ban belakang medium meski sebelumnya belum sempat menguji kompon tersebut setelah sesi FP1. Namun, Marc Marquez mendapatkan gambaran dari performa pembalap lain yang menggunakan ban medium pada sesi sore.

Menurut Marc Marquez, keputusan Ducati tersebut terbukti tepat. Selain pemilihan ban, keberhasilan merebut posisi terdepan sejak awal juga menjadi faktor penting untuk mengamankan kemenangan.

“Balapan yang sangat intens dan ditentukan oleh pemilihan ban belakang. Saya sempat tidak menguji kompon medium setelah FP1, tetapi saya melihat pebalap lain yang menggunakannya di sore hari tampil jauh lebih konsisten” ujar Marc Marquez.

Marc Marquez juga menilai pentingnya memberikan tekanan sejak lap-lap awal. Strategi tersebut dilakukan agar Bezzecchi tidak memiliki kesempatan untuk membangun jarak dengan menggunakan ban belakang soft.

“Saya percaya pada data dari Ducati dan keputusan itu sangat tepat. Kuncinya adalah merebut posisi terdepan sejak awal dan menekan di lap-lap awal agar Bezzecchi tidak membuat perbedaan dengan ban lunak (soft)” lanjutnya.

Meski gagal mengamankan kemenangan, Aprilia Racing tetap menunjukkan performa kuat sepanjang Sabtu di Misano. Marco Bezzecchi harus puas finis di posisi kedua setelah sebelumnya tampil dominan pada sesi kualifikasi.

Bezzecchi bahkan berhasil mencetak rekor lap baru di Misano dengan waktu 1 menit 29,982 detik. Catatan tersebut membuatnya menjadi satu-satunya pembalap yang mampu menembus batas 1 menit 30 detik pada kualifikasi.

Setelah finis di belakang Marc Marquez, Bezzecchi tetap mengaku puas dengan performanya pada Sprint Race.

“Saya puas karena telah memberikan seluruh kemampuan yang saya miliki. Marc Marquez tampil lebih baik hari ini, jadi tidak ada penyesalan. Selamat untuk Marc, dan saya berharap bisa menyulitkannya di balapan utama hari Minggu” kata Marco Bezzecchi.

Sementara itu, rekan setimnya, Jorge Martin, berhasil mengamankan podium ketiga. Memulai balapan dari posisi kelima, Martin mampu melakukan comeback impresif untuk merebut tempat ketiga.

Namun, Jorge Martin mengakui masih mengalami kendala dalam mengoptimalkan ban medium sesuai dengan gaya berkendaranya.

“Saya belum menemukan feeling yang pas dengan ban medium saat Sprint Race. Saya sebenarnya bisa meraih hasil lebih baik jika start lebih depan, tetapi suhu ban depan saya naik pesat saat berada di belakang Fabio Di Giannantonio” jelas Jorge Martin.

Meski demikian, Martin menilai hasil Sprint Race tersebut menjadi perkembangan positif dibandingkan performanya pada Jumat.

Nasib berbeda dialami rekan setim Marc Marquez di Ducati Lenovo Team, Francesco Bagnaia. Memulai Sprint Race dari posisi ke-14, Bagnaia harus berjuang keras di tengah persaingan grup tengah.

Pecco akhirnya menyelesaikan balapan di posisi ke-13. Hasil tersebut membuat Bagnaia belum mampu menunjukkan performa optimal di Misano pada Sprint Race.

Dengan masih tersisa balapan utama pada Minggu, Ducati Lenovo Team memiliki kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap performa motor dan strategi ban.

Balapan utama MotoGP San Marino 2026 akan berlangsung pada Minggu (13/9/2026). Para pembalap dijadwalkan menjalani 27 lap dengan start pukul 14.00 waktu setempat atau 19.00 WIB.

Kemenangan di Sprint Race tentu menjadi modal penting bagi Marc Marquez. Namun, tantangan pada balapan utama diprediksi lebih besar karena jarak tempuh yang jauh lebih panjang akan membuat manajemen ban menjadi salah satu faktor penentu.

Marc Marquez, Bezzecchi, dan Jorge Martin diprediksi kembali terlibat dalam persaingan ketat untuk memperebutkan kemenangan di Misano.

Dengan performa kuat yang ditunjukkan pada Sprint Race, Marc Marquez kini menjadi salah satu kandidat utama untuk kembali berdiri di podium tertinggi MotoGP San Marino 2026.

Exit mobile version