lensautama – Marc Marquez masih harus membalap dengan kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih. Pembalap Ducati tersebut diketahui masih mengalami keterbatasan pada lengan kanannya setelah cedera serius yang dialaminya dalam kecelakaan MotoGP Indonesia 2025.
Dokter bedah yang menangani Marc Marquez, Samuel Antuna, mengungkapkan bahwa kekuatan lengan kanan pembalap asal Spanyol itu saat ini baru berada di kisaran 50 persen dibandingkan kondisi normal.
Cedera yang dialami Marc Marquez bermula dari kecelakaan pada MotoGP Indonesia 2025. Dalam balapan tersebut, Marquez terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi hingga mengalami patah tulang bahu kanan yang cukup kompleks.
Menurut Samuel Antuna, kondisi lengan kanan Marc Marquez berubah drastis setelah kecelakaan tersebut.
“Kekuatan yang bisa ia hasilkan dengan lengan kanannya tidak sebanding dengan lengan kirinya” ujar Antuna kepada _El Periodico seperti dikutip Crush.
Antuna menegaskan bahwa sebelum kecelakaan di Indonesia, kondisi fisik Marc Marquez sebenarnya sangat baik. Ia masih mampu menjalani balapan tanpa rasa sakit ataupun keluhan berarti.
“Padahal, sebelum kecelakaan di Indonesia, kondisinya baik-baik saja. Ia bisa membalap, tidak merasakan nyeri, dan tidak mengeluhkan apa pun. Kecelakaan itu mengubah segalanya” kata Antuna.
Masalah pada lengan kanan Marc Marquez kembali menjadi perhatian pada awal musim 2026. Gesekan pada implan logam memicu gangguan saraf yang membuatnya sempat kehilangan feeling pada lengan kanan secara tiba-tiba.
Kondisi tersebut turut berkontribusi terhadap sejumlah kecelakaan yang dialami Marc Marquez pada awal musim.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Marquez kemudian menjalani operasi pada Mei. Setelah menjalani prosedur itu, performanya mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Marc Marquez bahkan mampu meraih empat kemenangan Grand Prix. Performa tersebut membuat posisinya kembali mendekati pemuncak klasemen dengan selisih hanya 19 poin.
Sebelumnya, Marquez sempat tertinggal hingga 102 poin setelah balapan di Mugello. Namun, kebangkitan performanya menunjukkan bahwa pembalap Ducati itu masih mampu bersaing di papan atas meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih.
Samuel Antuna menjelaskan bahwa dampak cedera Marc Marquez tidak hanya berkaitan dengan tulang dan saraf. Sejumlah otot pada bahu dan lengan kanannya juga mengalami perubahan akibat cedera serta rangkaian operasi yang telah dijalaninya.
Otot latissimus dorsi dan teres major masih tergolong kuat. Namun, fungsi mekanis kedua otot tersebut telah mengalami gangguan akibat cedera yang dialami Marc Marquez.
Kondisi inilah yang membuat kemampuan lengan kanan Marc Marquez belum kembali seperti sebelum kecelakaan di MotoGP Indonesia 2025.
Meski demikian, performa Marquez di lintasan menunjukkan bahwa dirinya mampu beradaptasi dengan keterbatasan tersebut. Dengan kondisi lengan kanan yang disebut baru sekitar 50 persen dari normal, juara dunia MotoGP itu tetap mampu

