Jakarta – Ajang Puteri Indonesia 2026 menghadirkan kebanggaan baru bagi Provinsi Banten. Agnes Aditya Rahajeng sukses meraih gelar sebagai salah satu pemenang, berkat pesona, kecerdasan, serta kepedulian sosial yang kuat.
Perempuan kelahiran California, Amerika Serikat, 13 Januari 2000 ini memiliki latar belakang yang unik. Agnes merupakan putri dari Christoporus Harno dan Maria Ekawati, pasangan asal Blora, Jawa Tengah.
Masa kecilnya sempat dihabiskan di Amerika Serikat sebelum akhirnya pindah ke Bali dan tumbuh besar di sana. Dalam satu dekade terakhir, Agnes menetap bersama keluarga di Banten, yang kemudian ia wakili di ajang Puteri Indonesia 2026.
Agnes bukan nama baru di dunia pageant. Ia merupakan adik dari Maria Rahajeng dan Elizabeth Rahajeng. Nama Maria Rahajeng sebelumnya telah dikenal luas setelah meraih gelar Miss Indonesia 2014 mewakili Sulawesi Barat.
Lingkungan keluarga yang inspiratif ini turut membentuk karakter Agnes sebagai sosok yang percaya diri dan berorientasi pada prestasi.
Di bidang akademik, Agnes merupakan lulusan Ilmu Komunikasi dari Universitas Pelita Harapan. Sebelum meraih mahkota Puteri Indonesia 2026, ia aktif sebagai kreator konten di bidang kecantikan dan fashion dengan basis pengikut yang terus berkembang di media sosial.
Namun, aktivitasnya sebagai kreator konten tidak hanya berfokus pada gaya hidup. Agnes memanfaatkan platform digital untuk menyuarakan isu-isu sosial dan lingkungan.
Dalam video profil resminya di ajang Puteri Indonesia 2026, Agnes menegaskan bahwa media sosial bisa menjadi sarana untuk menciptakan perubahan positif.
“Sebagai kreator konten, saya percaya bahwa suara bisa menjadi jembatan. Dari kesadaran lahir kepedulian, dan dari kepedulian lahir aksi. Kita tidak hanya mewarisi dunia, tetapi juga ikut membentuknya melalui langkah kecil setiap hari” ujarnya.
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, pengalaman di dunia digital, serta visi yang inspiratif, Agnes Aditya Rahajeng diharapkan mampu membawa nama Indonesia semakin bersinar di tingkat global.
Kemenangan di Puteri Indonesia 2026 menjadi langkah awal bagi Agnes untuk berkontribusi lebih luas, tidak hanya di dunia pageant tetapi juga dalam isu sosial dan lingkungan yang menjadi fokus perjuangannya.

