Jakarta – Prosesi akad nikah El Rumi dan Syifa Hadju berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh haru. Momen sakral ini dihadiri oleh keluarga serta kerabat dekat, sekaligus menyita perhatian publik berkat detail prosesi dan busana pengantin yang elegan.
Salah satu yang menjadi sorotan dalam prosesi akad nikah El Rumi dan Syifa Hadju adalah kebaya anggun yang dikenakan mempelai wanita, hasil rancangan desainer ternama Vera Anggraini.
Vera Anggraini mengungkapkan bahwa Syifa Hadju sejak awal memiliki keinginan khusus untuk mengenakan rancangannya di hari pernikahan. Bahkan, aktris tersebut sempat terharu karena akhirnya bisa mewujudkan “dream wedding dress”-nya.
“Syifa bilang ingin memakai signature desain saya untuk salah satu acara pernikahannya, dan mempercayakan sepenuhnya konsepnya” ujar Vera di Hotel Raffles Jakarta, Minggu (26/4/2026).
Untuk prosesi akad nikah El Rumi dan Syifa Hadju, Vera memilih konsep kebaya klasik dengan warna putih murni. Pilihan ini dimaksudkan untuk menghadirkan kesan sakral, elegan, dan timeless.
Kebaya tersebut dihiasi detail mewah seperti kristal, mutiara, serta aksen 3D yang memberikan dimensi berbeda. Desainnya juga dibuat lebih panjang untuk memperkuat kesan anggun dan formal.
Meski komunikasi telah terjalin sejak lebih dari enam bulan sebelumnya, proses pengerjaan kebaya baru dimulai setelah konsep matang ditemukan. Total waktu produksi mencapai sekitar empat bulan dengan tingkat kerumitan tinggi.
Vera mengungkapkan tantangan terbesar adalah mengombinasikan empat jenis material berwarna putih agar tetap terlihat hidup dan memiliki tekstur unik.
Kebaya akad nikah ini menggunakan berbagai material premium seperti lace, tulle, hingga aksen 3D dengan sentuhan bahan sintetis menyerupai kulit. Seluruh bahan didatangkan dari luar negeri untuk menghasilkan kualitas terbaik.
Desain tersebut juga dibuat berbeda dari karya Vera sebelumnya untuk figur publik lain, sehingga memberikan identitas khusus bagi Syifa Hadju di hari pernikahannya.
Selain estetika, Syifa Hadju juga menekankan aspek kesopanan dalam desain kebaya. Ia meminta agar potongan tetap tertutup meski mengusung gaya kutubaru khas Jawa.
Permintaan tersebut berhasil diwujudkan Vera dengan memadukan unsur tradisional dan modern tanpa mengurangi nilai kesakralan dalam prosesi akad nikah El Rumi dan Syifa Hadju.
Prosesi akad nikah El Rumi dan Syifa Hadju tidak hanya menjadi momen penting bagi kedua mempelai, tetapi juga menghadirkan inspirasi dalam dunia fashion pernikahan Indonesia.
Dengan perpaduan desain klasik, material premium, dan sentuhan personal, kebaya yang dikenakan Syifa Hadju menjadi simbol keanggunan sekaligus cerminan makna mendalam dari hari bahagianya.

