lensautama – Megabintang asal Argentina, Lionel Messi, kembali membuat gebrakan besar di luar lapangan hijau. Kali ini, Lionel Messi resmi mengakuisisi klub kasta kelima Spanyol, UE Cornellà, menandai babak baru dalam perjalanan kariernya di industri sepak bola.
Kabar akuisisi Messi tersebut diumumkan langsung oleh pihak klub pada Kamis (16/4/2026) waktu setempat. Dalam pernyataan resminya, UE Cornellà memastikan seluruh proses telah rampung, dan Messi kini menjadi pemilik sah klub yang berbasis di wilayah Catalonia tersebut.
Langkah Messi ini diyakini bukan sekadar investasi bisnis semata. Pemain yang identik dengan FC Barcelona itu disebut ingin memperkuat keterikatannya dengan Catalonia, kawasan yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya sejak usia muda.
Sebagai klub yang dikenal fokus pada pengembangan pemain muda, UE Cornellà memiliki reputasi kuat dalam mencetak talenta berbakat. Akademinya bahkan pernah melahirkan pemain top seperti Jordi Alba dan David Raya. Tradisi ini yang ingin dipertahankan sekaligus diperkuat oleh Messi melalui proyek jangka panjangnya.
Dalam visinya, Lionel Messi menempatkan pembinaan usia muda sebagai fondasi utama. Ia berambisi membangun sistem yang berkelanjutan tanpa meninggalkan identitas lokal klub, sekaligus meningkatkan daya saing di level nasional.
Komitmen tersebut sejalan dengan berbagai inisiatif yang sebelumnya telah dijalankan Messi, termasuk penyelenggaraan turnamen usia muda “Messi Cup” di Amerika Serikat. Selain itu, Lionel Messi juga tercatat sebagai mitra di klub Uruguay, Deportivo LSM, bersama rekannya di Inter Miami CF, Luis Suárez.
Akuisisi UE Cornellà menjadi langkah awal Messi dalam memiliki klub di Eropa. Dengan pengalaman dan visinya, La Pulga diyakini ingin membangun kekuatan baru dari level akar rumput, menjadikan klub tersebut sebagai pusat lahirnya talenta-talenta masa depan sepak bola dunia.
Keputusan Messi ini sekaligus mempertegas perannya yang kini tidak hanya sebagai pemain aktif, tetapi juga sebagai sosok yang mulai berkontribusi dalam membentuk masa depan sepak bola melalui jalur manajerial dan pengembangan pemain muda.

