Site icon LensaUtama

Marc Márquez Belum Dominan di Awal MotoGP 2026, Dovizioso Soroti Masalah Fisik

Marc Marquez

lensautama – Performa Marc Márquez di awal musim MotoGP 2026 menjadi sorotan. Meski masih mampu bersaing di barisan depan, pembalap asal Spanyol tersebut belum menunjukkan dominasi seperti pada masa keemasannya.

Situasi ini memunculkan kekhawatiran dari berbagai pihak, termasuk mantan rivalnya, Andrea Dovizioso. Ia menilai kondisi Márquez kemungkinan lebih serius dari yang terlihat, terutama dari sisi fisik.

“Situasinya lebih serius dari yang terlihat” ujar Dovizioso, mengomentari performa Marc Márquez di awal musim 2026.

Menurutnya, Márquez bukan tipe pembalap yang sering mengeluhkan kondisi tubuhnya. Hal ini justru membuat publik tidak sepenuhnya menyadari beban fisik besar yang ia tanggung setiap kali turun ke lintasan balap.

Sebelumnya, pembalap Ducati Lenovo Team itu mengalami cedera bahu kompleks usai insiden di Indonesia pada akhir musim lalu. Cedera tersebut membuatnya harus absen hingga penutupan musim dan diyakini masih menyisakan dampak hingga saat ini.

Sorotan pun kembali mengarah pada lengan kanan Márquez bagian tubuh yang sejak cedera parah pada 2020 kerap menjadi titik lemah. Kondisi tersebut diduga kembali memengaruhi performanya saat mengendalikan motor di lintasan.

Di awal MotoGP 2026, Márquez memang sempat mencatatkan satu kemenangan Sprint dan satu podium tambahan. Namun, ia belum mampu finis di posisi teratas dalam tiga seri Grand Prix pertama—hasil yang tergolong tidak biasa bagi pembalap dengan rekam jejak sekelas dirinya.

Penampilannya di Circuit of the Americas semakin memperkuat indikasi tersebut. Di sirkuit yang selama ini identik dengan dominasinya, Márquez justru gagal tampil maksimal.

Jika kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih, peluang Márquez untuk kembali mendominasi dan mempertahankan gelar musim ini jelas tidak akan mudah. Cedera lama yang terus membayangi berpotensi menjadi hambatan terbesar dalam perjalanannya di MotoGP 2026.

Dengan persaingan yang semakin ketat, konsistensi dan kondisi fisik akan menjadi kunci bagi Márquez untuk kembali ke performa terbaiknya.

Exit mobile version