lensautama – Raksasa LaLiga, FC Barcelona, menghadapi pukulan besar di fase penentuan musim setelah winger andalannya, Raphinha, dipastikan mengalami cedera saat membela Timnas Brasil. Pemain berusia 28 tahun itu harus menepi sekitar lima pekan usai laga melawan Timnas Prancis.
Absennya Raphinha menjadi kerugian signifikan bagi Barcelona, mengingat sang pemain tengah dalam performa impresif dengan torehan 19 gol di semua kompetisi musim ini. Kehilangan salah satu motor serangan utama jelas mengganggu stabilitas permainan tim.
Dengan estimasi waktu pemulihan tersebut, Raphinha kemungkinan baru kembali jika Barcelona mampu melaju hingga semifinal Liga Champions UEFA. Artinya, ia hampir pasti absen dalam laga-laga krusial, termasuk duel penting melawan Atlético Madrid di perempat final.
Tak hanya di Eropa, absennya pemain asal Brasil itu juga berpotensi memengaruhi persaingan di papan atas LaLiga. Saat ini, Barcelona tengah berada dalam tekanan dari rival abadinya, Real Madrid, dalam perebutan posisi puncak klasemen.
Di sisi lain, Barcelona berpotensi memperoleh kompensasi finansial dari FIFA. Berdasarkan regulasi yang berlaku, klub berhak menerima ganti rugi apabila pemain mengalami cedera saat menjalani tugas internasional dan harus absen minimal 28 hari.
Nilai kompensasi tersebut mencapai sekitar 20.458 euro per hari, dengan batas maksimal hingga 7,5 juta euro. Jika Raphinha absen selama 35 hari, Barcelona diperkirakan bisa menerima sekitar 716 ribu euro.
Namun demikian, nominal tersebut jelas tidak sebanding dengan dampak besar yang ditinggalkan Raphinha di atas lapangan, terutama dalam momen krusial musim ini.
Kini, Barcelona dituntut untuk segera menemukan solusi agar tetap kompetitif tanpa kehadiran salah satu pemain kuncinya. Rotasi pemain serta strategi alternatif akan menjadi kunci bagi pelatih dalam menjaga performa tim di tengah jadwal padat dan tekanan tinggi.
Dengan situasi yang ada, Barcelona harus mampu membuktikan kedalaman skuad mereka demi menjaga peluang meraih gelar di berbagai kompetisi musim ini.

