Jakarta – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan berbagai pihak untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama melalui beragam aksi sosial. Mulai dari bantuan fasilitas pendidikan, dukungan sarana ibadah, hingga penyediaan akses air bersih menjadi fokus utama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu aksi sosial tersebut dilakukan oleh Cartenz Tactical yang berkolaborasi dengan Grup 1 Kopassus dalam program Corporate Social Responsibility (CSR). Kegiatan ini digelar di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Milatul Quro pada Minggu (15/3).
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pembangunan sumur bor guna menyediakan akses air bersih, serta penyaluran bantuan berupa Al-Qur’an, sembako, dan perlengkapan ibadah bagi para santri.
Pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan memiliki aktivitas padat setiap harinya. Selain kegiatan belajar mengajar, para santri juga menjalankan berbagai aktivitas ibadah dan sosial yang membutuhkan fasilitas memadai.
Melalui aksi sosial pembangunan sumur bor ini, kebutuhan air bersih di lingkungan pesantren diharapkan dapat terpenuhi secara optimal. Air bersih menjadi elemen penting untuk menunjang sanitasi, kebersihan, hingga pelaksanaan ibadah sehari-hari.
Terlebih di bulan Ramadhan, aktivitas keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, pengajian, dan ibadah berjamaah meningkat signifikan, sehingga kebutuhan fasilitas pendukung menjadi semakin krusial.
Selain pembangunan sumur bor, kegiatan aksi sosial ini juga mencakup penyaluran Al-Qur’an dan perlengkapan ibadah. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kualitas kegiatan belajar agama para santri.
Dukungan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak dan kondusif, khususnya selama bulan suci Ramadhan.
Perwakilan Cartenz Tactical, Choky Sitohang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan dalam menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“CSR bukan sekadar memberi, tetapi hadir dan memahami kebutuhan nyata di lapangan. Akses air bersih adalah kebutuhan fundamental, terutama di lingkungan pesantren dengan aktivitas yang padat” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Grup 1 Kopassus, Kapten Rendy, menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang menjadi kekuatan bangsa.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi melalui aksi sosial” katanya.
Pihak Pondok Pesantren Nurul Hidayah Milatul Quro menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan. Perwakilan pesantren, Ustadz Sujai, mengungkapkan bahwa pembangunan sumur bor sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari para santri.
“Sumur bor ini sangat berarti bagi kami. Akses air bersih adalah kebutuhan utama di pesantren. Semoga ini menjadi amal jariyah bagi semua pihak” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana aksi sosial dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan pesantren. Kolaborasi antara sektor swasta dan institusi negara diharapkan terus berlanjut untuk menciptakan manfaat yang lebih luas.
Dengan adanya fasilitas air bersih dan bantuan sarana ibadah, para santri kini dapat menjalankan aktivitas pendidikan dan keagamaan dengan lebih baik, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di bulan penuh berkah ini.

