lensautama – Program mudik gratis Lebaran 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Banten diserbu masyarakat. Sebanyak 900 tiket yang disediakan langsung habis dalam waktu 24 jam setelah pendaftaran dibuka pada 18 Februari 2026.
Antusiasme tinggi ini menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap program mudik gratis yang menjadi solusi transportasi aman dan hemat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Tri Nurtopo, menyampaikan bahwa pendaftaran ditutup sementara untuk proses verifikasi data peserta.
“Kuota sudah penuh. Kami fokus verifikasi. Jika ada yang tidak memenuhi syarat dan kursi masih tersedia, pendaftaran bisa dibuka kembali. Namun tidak ada penambahan kuota” ujarnya.
Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan seluruh peserta memenuhi persyaratan administrasi serta ketentuan program mudik gratis Lebaran 2026.
Dalam pelaksanaannya, program mudik gratis ini melibatkan 20 unit bus. Rinciannya, empat bus melayani tujuan dalam wilayah Banten, sementara 16 bus lainnya diberangkatkan menuju sejumlah kota di lima provinsi di Pulau Jawa dan Sumatera.
Keberangkatan dipusatkan dari Kota Serang, sehingga memudahkan koordinasi dan pengawasan sebelum armada diberangkatkan ke daerah tujuan.
Dishub Banten memastikan seluruh armada yang digunakan telah melalui uji kelayakan kendaraan (ramp check). Selain itu, para pengemudi yang bertugas merupakan sopir berpengalaman guna menjamin perjalanan yang aman dan nyaman bagi para pemudik.
Program mudik gratis Lebaran 2026 ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengurangi beban biaya perjalanan masyarakat sekaligus menekan risiko kecelakaan akibat penggunaan kendaraan pribadi jarak jauh.
Dengan kuota yang langsung habis dalam sehari, program mudik gratis dari Pemprov Banten terbukti menjadi salah satu inisiatif yang paling dinanti masyarakat menjelang musim mudik tahun ini.

