Site icon LensaUtama

Luca Marini Akui Honda Masih Tertinggal di Tes Pramusim MotoGP 2026 Sepang

Luca Marini

lensautama – Luca Marini mengakui hasil tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Sepang belum sepenuhnya memuaskan bagi Honda HRC. Meski motor RC213V menunjukkan sejumlah kemajuan signifikan, Marini menilai performa timnya masih belum cukup untuk bersaing di barisan depan.

Pada hari terakhir pengujian, Luca Marini menutup sesi di posisi ke-16 setelah menghadapi beberapa kendala teknis. Situasi tersebut membuat program pengembangan yang telah disusun tidak berjalan maksimal.

Luca Marini mengalami masalah pada sesi pagi yang membuatnya gagal menjalani program time attack secara optimal. Padahal, sesi tersebut krusial untuk mengukur performa murni motor dalam simulasi kualifikasi.

Tak hanya itu, hujan ringan yang turun pada sore hari turut mengganggu agenda pengujian Honda HRC. Kondisi lintasan yang berubah membuat Luca Marini dan tim kesulitan mendapatkan data maksimal untuk setelan motor.

Akibat berbagai kendala tersebut, Luca Marini mencatatkan waktu terpaut sekitar 1,4 detik dari pembalap tercepat, Alex Marquez. Selisih waktu itu menjadi indikasi bahwa Honda masih tertinggal dari para rival, terutama Ducati yang kembali menunjukkan dominasinya di Sepang.

Meski hasilnya belum ideal, Luca Marini tetap melihat sisi positif dari perkembangan RC213V. Ia mengakui ada peningkatan signifikan dibandingkan musim lalu, khususnya dalam hal stabilitas motor.

Menurut Luca Marini, motor kini terasa lebih stabil saat pengereman dan memasuki tikungan. Selain itu, akselerasi juga dinilai lebih responsif dibandingkan versi sebelumnya.

“Motor sekarang lebih mudah dikendalikan. Ada peningkatan di beberapa area penting, tetapi itu belum cukup untuk mendekat ke barisan depan” ujar Luca Marini, dikutip dari MotorSport.

Luca Marini menambahkan bahwa tantangan Honda semakin berat karena seluruh pabrikan juga terus mengalami perkembangan pesat. Artinya, meskipun RC213V menunjukkan progres, jarak performa dengan para pesaing masih cukup terasa.

Situasi ini membuat Honda HRC membutuhkan kerja ekstra sebelum MotoGP 2026 resmi dimulai. Bagi Luca Marini, konsistensi pengembangan dan evaluasi detail menjadi kunci agar timnya mampu kembali bersaing di papan atas.

Dengan waktu persiapan yang tersisa, Luca Marini berharap Honda dapat menemukan solusi teknis yang tepat sehingga RC213V mampu tampil lebih kompetitif saat musim balap bergulir.

Exit mobile version