lensautama – Usia tak menjadi penghalang bagi Johann Zarco untuk terus menjaga ambisinya di ajang MotoGP. Pembalap senior asal Prancis itu menegaskan hasratnya untuk kembali meraih kemenangan belum pudar, meski akan memasuki MotoGP 2026 pada usia 35 tahun bersama tim LCR Honda.
Momen krusial dalam perjalanan karier Zarco terjadi pada MotoGP Prancis 2025. Di luar dugaan banyak pihak, Zarco sukses merebut kemenangan di Sirkuit Le Mans, hasil yang ia nilai nyaris mustahil mengingat kondisi Honda yang saat itu masih berjuang keluar dari periode sulit.
Kemenangan di depan publik sendiri tersebut menjadi titik balik bagi Johann Zarco dalam memandang proyek jangka panjang Honda di MotoGP. Hasil manis itu menumbuhkan kembali keyakinan sang pembalap bahwa peluang untuk bersaing di level tertinggi masih terbuka.
“Target saya sekarang adalah tetap bermimpi soal kemenangan” ujar Johann Zarco.
“Saya mendapatkan kemenangan yang terasa ajaib tahun lalu. Jujur saja, dengan proyek Honda saat itu, saya tidak menyangka bisa memenangkan setidaknya satu balapan” lanjutnya.
Meski demikian, Zarco tetap bersikap realistis. Ia menyadari bahwa persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP masih menjadi tantangan besar, terutama dengan performa Honda yang belum sepenuhnya stabil dalam beberapa musim terakhir.
“Dengan pengalaman bertahun-tahun, saya tahu mimpi tertinggi seorang pembalap adalah bertarung memperebutkan gelar dunia” tutur Zarco.
“Tapi saya belum tahu apakah itu sudah memungkinkan, jadi untuk saat ini saya fokus memaksimalkan setiap peluang podium” sambungnya.
Optimisme Johann Zarco menyambut MotoGP 2026 turut dipicu oleh hasil positif Shakedown Test di Sepang. Catatan waktu kompetitif yang ditorehkan pembalap penguji Aleix Espargaro serta rookie Diogo Moreira memberi sinyal bahwa Honda mulai menemukan arah pengembangan motor mereka.
Bagi Johann Zarco, setiap kemajuan teknis menjadi alasan kuat untuk terus bermimpi. Selama peluang itu masih terbuka, target meraih kemenangan di MotoGP tetap ia anggap realistis dan layak untuk diperjuangkan, terlepas dari faktor usia.

