Supaya Tidak Terjadi Penyakit Critical illness Hendaknya Harus Hidup Sehat

Advertisements
JakartaRumah Sakit Awal Bros berawal dari Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, saat ini Awal Bros telah memiliki 13 Rumah Sakit yang terletak di Batam, Bekasi, Jakarta, Makassar, Palangkaraya, Pekanbaru, Tangerang, Ujungbatu dan Panam – Riau.

Problem kesehatan di zaman modern ini semakin hari bertambah dan beraneka faktor yang memicu munculnya masalah kesehatan seperti, lingkungan, situasi, gaya hidup, stress, pola makan dan kondisi ini memiliki tingkat kerentanan tinggi untuk mudahnya berbagai penyakit kronis menyerang seperti, diabetes mellitus, stroke, kanker, jantung koroner, hipertensi, ginjal, dan masih banyak jenis penyakit lain nya.

“Penyakit Critical illness adalah suatu penyakit yang mengancam nyawa, penyebab dari critical illness tersebut bisa bermacam-macam, misalnya saja karena gangguan metabolilsme, penyakit intrakranial, penyakit degeneratif dan lain sebagainya” Ujar Dr. Ario Perbowo Putra, Sp.PD selaku Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Rumah Sakit Evasari Awal Bros Jakarta.

“Penyakit critical illness itu merupakan penyakit yang sudah gawat, sehingga biasanya membutuhkan ruang intensif (ICU/HCU) dalam perawatannya” Jelasnya.

Beberapa critical illness yaitu krisis hiperglikemia, stroke, kanker stadium akhir, jantung koroner, hipertensi emergensi, gagal ginjal stadium akhir dan lainnya.

Penyakit Stroke yang merupakan critical illness bisa menimbulkan kematian mendadak, oleh karenanya seseorang dengan penyakit Stroke harus selalu dilakukan monitoring karena dianggap mengancam nyawa.

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).

Penyebab seseorang bisa terkena penyakit stroke, diantaranya adalah:

  • Stroke iskemik, disebabkan karena adanya jendalan darah yang menyumbat pembuluh darah.
  • Stroke hemoragik, disebabkan karena pecahnya pembuluh darah sehingga darah mengalir keluar.
  • Stroke ringan atau Transient Ischemic Attack (TIA), disebabkan karena kekurangan darah pada sistem saraf yang berlangsung singkat (kurang dari 24 jam atau bisa hanya dalam hitungan menit). Hal ini terjadi saat bagian otak tidak mendapat pasokan darah yang cukup.

“Hipertensi yang disertai diabetes dan kolesterol tinggi adalah kondisi yang paling sering meningkatkan risiko terjadinya penyakit stroke” papar Dr. Ario Perbowo Putra, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Evasari Awal Bros Jakarta

“Stroke adalah salah satu critical illness yang harus dilihat dari objective-nya, faktor apa saja yang menyebabkan kritis misalnya, seseorang memiliki penyakit dasar tapi tidak menanggulanginya sedari dini” Ujar Dokter Ario.

Gejala stroke biasanya menyerang pada salah satu sisi bagian tubuh. Gejala stroke tersebut biasanya ditandai dengan:

  • Sakit kepala atau pusing mendadak dan hingga vertigo
  • Hilang keseimbangan tubuh
  • Kelelahan
  • Penglihatan mulai samar atau buram
  • Mati rasa pada salah satu sisi bagian tubuh (wajah/tangan/kaki)
  • Berbicara dan pendengarannya tidak jelas (mengalami gangguan)

Dokter Ario menyatakan bahwa bilamana seorang pasien yang sudah memiliki riwayat penyakit sebelumnya tapi masih menolak melakukan pengobatan, lama-kelamaan penyakit tersebut akan berkembang menjadi critical illness,”

“Critical Illness juga bisa dicetuskan oleh kondisi akut seperti adanya infeksi, jika infeksi atau proses akutnya tidak tertangani maka akan berdampak buruk” Imbuhnya.

“Jadi kalau ada keluhan berulang jangan di sepelekan dan segera ke dokter, sehingga dokter akan melihatnya secara holistik atau menyeluruh serta dapat mengatasi penyebabnya” Tutup Dokter Ario.

Supaya tidak terjadi critical illness seperti penyakit Stroke hendaknya kita harus selalu hidup sehat, menjaga pola makan, rajin olahraga dan istirahat yang cukup.

Komentar Pembaca