Cara Memanaskan Motor Injeksi Yang Benar

Advertisements

.

Lensautama.com – Kebiasaan orang Indonesia saat ingin menggunakan motor biasanya dipanaskan terlebih dahulu. Motor dalam keadaan nyala hingga waktu yang cukup lama. Padahal motor yang sudah digunakan sudah menganut sistem injeksi. Menyalakan motor dalam waktu yang lama merupakan hal yang biasa dilakukan motor karburator.

“Sebelum berangkat kerja, saya selalu memanaskan motor terlebih dahulu. Biasanya sekitar 5-10 menit, baru saya jalan. Apalagi motor tidak nyala semalaman,” ujar Afid yang menggunakan motor yamaha aerox yang sudah menganut sistem injeksi.

Memanaskan motor injeksi dalam waktu lama sebenarnya salah loh. Karena sejatinya motor dengan teknologi mesin Fuel Injection alias injeksi itu tidak boleh dipanaskan terlalu lama. Maksimal tiga menit saja supaya oli dapat bersikulasi dengan baik pada putaran mesin stasioner. Idealnya motor injeksi hanya butuh satu menit saja untuk proses pemanasan. Dan, sebenarnya motor dengan sistem injeksi ini tidak perlu dipanaskan pun sudah siap dipakai kemanapun dan kapanpun.

Motor yang sudah menganut sistem injeksi kebutuhan bahan bakarnya sudah diatur oleh ECM Engine Control Module. Dalam memanaskannya pun tidak perlu menggunakan gas untuk di geber-geber layaknya motor karburator.

Itulah sebabnya di motor injeksi tidak memiliki tuas choke untuk membantu menghidupkan mesin motor. Sepeda motor dengan teknologi masa kini dilengkapi dengan sensor pendeteksi suhu mesin.

Sensor pendeteksi ini berfungsi membuat motor mudah dihidupkan dan mampu menentukan suhu dalam mesin. Ketika suhu mesin cukup hangat, motor dapat langsung digunakan menuju kantor ataupun kampus.

.


Cara Memanaskan Motor Injeksi Yang Benar

Komentar Pembaca