Mengalami Insomnia? Ini Penyebab dan Tips Mengatasinya

Advertisements

LensaUtama.com Apakah Anda sulit bahkan tidak bisa tidur di malam hari? Hingga lewat tengah malam mata tidak bisa diajak kompromi, sementara orang lain sedang tidur nyenyak. Padahal besok pagi Anda harus menghadiri acara atau rapat penting.

Salah satu syarat agar tubuh tetap fit dan sehat adalah tidur yang cukup. Tidur merupakan terapi untuk menyegarkan tubuh. Kurang tidur membuat tubuh tak dapat memulihkan kerusakan sel dan jaringan yang terjadi setiap hari. Jika waktu tidur tersita otomatis akan mengakibatkan berkurangnya konsentrasi dan produktivitas. Anda seringkali terjaga dan terjebak pertemanan dengan “Burung Hantu” alias Insomnia.

Jika tanda-tanda seperti di atas terjadi, maka dapat disimpulkan Anda terkena gejala gangguan tidur atau yang biasa dikenal dengan insomnia. Arti insomnia sendiri adalah suatu gejala kelainan dalam tidur berupa kesulitan berulang untuk tidur atau mempertahankan tidur.

Karena tidur merupakan aktivitas alamiah yang harus dijalani manusia, maka mengakibatkan keseimbangan dalam tubuh dan pola hidup harus diterapkan.

Bagaimana mengenali penyebab insomnia dan apa tips mengatasinya, berikut penjelasannya :

Penyebab insomnia biasanya disebabkan oleh beberapa hal, misalnya gangguan seperti stress, efek samping obat, cemas, efek makanan atau minuman, gangguan emosional, gejala penyakit tertentu, hingga pengaruh lingkungan. Gangguan dalam tidur yang berlangsung terus-menerus dapat berbahaya bagi kesehatan fisik dan mental, bahkan dapat membawa penderitanya kepada kematian.

Disamping itu, angka kejadian insomnia akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Meskipun demikian, jangan coba-coba untuk mengkonsumsi obat untuk mengatasi insomnia. Hal ini untuk menghindari ketergantungan pada penggunaan jangka panjang yang berakibat sugesti terhadap penderita insomnia-nya.

Berikut tips mengatasi insomnia :

1. Perhatikan asupan makanan. Minuman berkafein, teh, soda, rokok ataupun alkohol wajib dihindari saat waktu tidur telah menjelang. Konsumsi sedikit makanan yang mengandung serotonin seperti susu, cokelat, pasta, dan keju beberapa jam sebelum tidur dapat membantu Anda lebih cepat mengantuk.

2. Berolahraga teratur. Olah raga sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan bukan beberapa menit menjelang tidur. Dengan berolah raga, seperti jogging dan senam membuat Anda menjadi lebih optimal dan tidur lebih lelap.

3. Make yourself comfortable. Penderita insomnia hendaknya berpikiran jernih dan tenang. Ciptakan suasana yang nyaman di kamar tidur; cahaya yang redup, mendengarkan musik yang lembut tidak berisik dan melakukan aktivitas relaksasi secara rutin. Usahakan pula waktu tidur Anda bebas dari gangguan TV atau telepon.

4. Atur jadwal tidur. Tidur dan bangunlah dalam periode waktu yang teratur setiap hari. Waktu tidur yang tak teratur akan mengacaukan waktu tidur Anda selanjutnya.

5. Gunakanlah tempat tidur Anda khusus untuk tidur. Hindari melakukan kegiatan/aktivitas selain untuk tidur.

6. Hindari masalah stress. Mulailah membuat perubahan gaya hidup dan mengambil waktu untuk merencanakan agenda harian Anda.

Semoga dengan tips di atas masalah gangguan tidur Anda dapat teratasi. Jika langkah-langkah di atas belum bekerja maksimal, segera konsultasikan ke psikolog ataupun konseling profesional. Karena tidur merupakan kebutuhan pokok tubuh untuk pertumbuhan dan memperbaiki fungsi organ yang terganggu. Selamat tidur nyenyak.

Komentar Pembaca