Jangan Pernah Membersihkan Busi Menggunakan Sikat Kawat

Advertisements

Jakarta – Busi merupakan bagian penting dalam sistem pengapian kendaraan, agar kinerja busi tetap baik sebagainya wajib menjaganya dengan baik kondisi busi.

.

Untuk perawatan busi supaya tidak cepat mati sebaiknya diperiksa dan dibersihkan secara berkala setiap kelipatan 4.000 kilometer untuk sepeda motor tipe matik dan bebek dan untuk tipe sport kelipatan 6.000 kilometer. Lakukan penggantian setiap 8.000 kilometer untuk semua tipe.

.

Jangan pernah mencoba melakukan perubahan sendiri, seperti mengubah heat range. Selain itu, perhatikan ciri-ciri fisik semua dari panjang ulir, diameter, dan sebagainya harus sesuai dengan spesifikasi mesin.

Agar busi tak cepat rusak jangan pernah membersihkan busi dengan menggunakan sikat atau kawat. Hal ini untuk menghindari kerusakan di bagian ujung busi juga menghindari kemungkinan bagian kecil dari kawat yang tertinggal di permukaan elektroda.

Membersihkan busi juga tidak boleh menggunakan cairan kimia di karenakan dikhawatirkan mengandung elemen yang berbahan dasar besi. Anda juga harus menggunakan busi asli agar motor tetap terjaga dan menggantinya ketika motor sudah mencapai jarak antara 8 ribu sampai 10 ribu kilometer.

Selain mengganti dan merawat busi, jangan lupa rutin membersihkan filter udara. Sebab, sekalipun busi baru dan bersih sementara filter udara kotor maka motor tetap tak bisa dinyalakan atau berpotensi mogok di jalan.

Sama seperti komponen lainnya, busi juga butuh perawatan supaya tidak kotor sehingga kinerjanya tetap stabil dan apinya tidak lemah. Selain itu perhatikan juga umur busi, apabila sudah cukup lama digunakan lebih baik diganti.

Komentar Pembaca