Polres Jakarta Utara Berhasil Meringkus Sindikat Narkotika Jenis Sabu dan Ganja

Advertisements

Lensautama.com – Hasil pengembangan dari beberapa kasus dan penggerebekan sebelumnya, Polres Jakarta Utara akhirnya berhasil meringkus 6 tersangka pengedar narkotika jenis sabu-sabu dan ganja.

Wakapolres Metro Jakarta Utara, Edfrie Richard Maith dalam jumpa pers di Mapolres Jakarta Utara mengatakan,”Modus operasi sindikat ini adalah melakukan 2 kali pengiriman dengan menggunakan truk masing-masing seberat 125 kg.”

Penangkapan ini dilakukan berdasarkan dari informasi dan pengembangan yang dilakukan oleh Polsek Pademangan dengan tersangka AH. Dari tangan AH ini aparat mendapatkan barang bukti berupa; 3 bungkus plastik berisi narkotika golongan I jenis sabu seberat 115,78 gram, 1 buah timbangan digital, dan 1 bungkus plastik klip.

Kemudian berlanjut pada target HY dan IH, RH alias PC, dimana salah satu barang buktinya adalah sebuah koper berisi uang  hasil transaksi Narkoba sebesar Rp. 2.775.000,00.

Dari pengembangan lanjutan dilapangan dilakukan penangkapan terhadap  tersangka FA, dengan barang bukti keterangan sebanyak 250 kg yang sedang dalam pendistribusian atau pengiriman. Pendistribusian ini sendiri dipecah menjadi 2 kali pengiriman, yang mana pada pengiriman pertama di bulan Desember diperoleh informasi dari Mr. UC dan Mr. CR sebanyak 125 kg yang disimpan dalam mesin cuci dan tempat tidur dengan menggunakan truck bak terbuka.

Barang haram ini kemudian disimpan di sebuah gudang di daerah Parung Bogor, yang kemudian diambil oleh tersangka FB untuk selanjutnya disebar habis ke seluruh Jakarta.

Pengembangan kasus terus dilakukan sampai terungkap dan tertangkapnya seorang tersangka bernama HI, lalu RY. Dari kedua tersangka inipun banyak ditemukan barang bukti dan informasi dari RY yang mengatakan bahwa sabu-sabu tersebut sudah habis diedarkan/dipasarkan dengan rincian sebagai berikut; 18 kg pada bulan November 2017, 20 kg pada bulan Desember 2017, dan 25 kg pada Januari 2018 lalu.

Dengan demikian keenam tersangka ini sudah melanggar primer pasal 114 (2) subside pasal 112 (2) Jo pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman hukuman maksimal pidana mati atau penjara seumur hidup atau penjara 20 tahun.

Komentar pembaca

Optimization WordPress Plugins & Solutions by W3 EDGE
%d blogger menyukai ini: