Kick Off Gelombang Pertama Perekrutan Calon Peserta Jakarta Hotel School

Advertisements

Lensautama.com – Jakarta Hotel School (JHS) adalah sebuah program beasiswa perekrutan dan pelatihan yang merupakan kerjasama antara OK OCe smart dengan Yayasan Cahaya Bersama guna mempersiapkan para peserta menjadi sumber daya manusia yang handal dibidang perhotelan.

Kerjasama ini diselenggarakan sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap program Pemprov DKI Jakarta dalam membuka lapangan pekerjaan baru.

Menurut keterangan Monica Soraya Hariyanto selaku Ketua Yayasan Cahaya Bersama yang mengatakatan,”Hari ini adalah Kick Off perekrutan dan seleksi calon peserta gelombang pertama yang diikuti oleh sekitar 45 orang peserta. Ke-45 calon peserta ini nantinya akan menjadi penerima beasiswa full senilai Rp. 900 juta untuk pendidikan dan training selama 7 bulan. Kemudian apabila berhasil mendapatkan sertifikat, maka mereka ini nantinya akan disalurkan ke berbagai hotel di seluruh Indonesia.”

Sementara itu Lina Sari selaku Ketua Umum OK OCe smart menambahkan,”Pada gelombang pertama ini seluruh peserta yang kami rekrut berasal dari Jakarta. Kami memprioritaskan para pemuda yang masih belum memiliki pekerjaan maupun siswa-siswi yang baru lulus sekolah menengah atas dan kejuruan. Hal ini sebagai komitmen dan focus kami dalam membantu terciptanya tenaga kerja yang handal sesuai dengan program kampanye Anies – Sandi.”

Kick Off pertama yang diselenggarakan di Cheers Residential-RSPP, Jakarta Selatan pada hari ini, Kamis (22/2/2018) mewajibkan para calon peserta mengikuti 4 tahapan tes seleksi dengan materi bahasa Inggris, hotel knowledge, kepribadian, dan kesehatan (termasuk tes urine) yang bekerja sama dengan pihak BNN.

Stevie Tuturorong, salah seorang calon peserta yang berasal dari Jakarta Timur mengatakan mendapatkan informasi tentang program Jakarta Hotel School (JHS) ini dari dosen tempatnya berkuliah. Ketika ditanya mengenai keikutsertaannya, dia menjelaskan bahwa sangat tertarik dan ingin sekali bisa bekerja di kapal pesiar.

Lain lagi dengan Nisita Mahatmahadi, seorang calon peserta wanita yang berasal dari Jakarta dan seorang mahasiswa Teknik Mesin menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan informasi perekrutan ini dari kawan dan sosial media.

Komentar Pembaca