International Franchise, License & Business Concept Expo & Conference 2017 Dorong Generasi Muda Terjun Dalam Bisnis Waralaba

Advertisements

Lensautama.com  Selain menarget masyarakat usia dewasa dan pensiunan, Asosiasi Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) juga giat mendorong generasi muda untuk terjun dalam bisnis waralaba. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan jumlah pengusaha di Indonesia. Saat ini, baru 1,5% dari total jumlah penduduk Indonesia yang menjadi pengusaha.

Indonesia masih tertinggal dari negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand yang masing-masing memiliki 7%, 5%, dan 4,5% pengusaha dari total jumlah penduduk. Negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang bahkan memiliki jumlah pengusaha lebih dari 10% dari total jumlah penduduk.

“Usaha waralaba menjadi pilihan tepat bagi generasi muda yang ingin terjun menjadi pengusaha karena memberikan pilihan usaha yang luas dengan skema permodalan yang beragam. AFI sangat mendorong generasi muda untuk menjadi generasi pengusaha sekaligus membantu merealisasikan target pemerintah,” ujar Ketua AFI, Anang Sukandar. Pemerintah, lanjutnya, menargetkan bisa menciptakan 4% pengusaha di Indonesia pada 2017.


Salah satu kegiatan yang dilakukan AFI untuk mewujudkan pengusaha muda adalah melalui kompetisi 2nd IFRAPRENEUR BUSINESS CONCEPT COMPETITION 2017. Kompetisi ini ditujukan bagi para mahasiswa dengan memberikan panduan dan edukasi agar mereka bisa menciptakan ide-ide konsep bisnis inovatif.

Tahun ini, IFRA menerima 95 proposal konsep bisnis yang bersaing untuk menjadi yang terbaik. Beberapa kampus yang mengikuti kegiatan ini antara lain Politeknik STMI Negeri Jakarta, Swiss German University, Prasetya Mulia Business School, Kwik Kian Gie Business School, PPM School of Management, IPMI International Business School, BINUS Business School, Universitas Indonesia. Banyaknya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat generasi muda untuk terjun dalam bisnis berikut dengan konsep-konsep bisnis mereka yang inovatif.

Selain itu, AFI juga rutin menggelar kegiatan kunjungan ke berbagai kampus untuk menjelaskan tentang bisnis waralaba kepada para mahasiswa. Selain itu, generasi muda sangat lekat dengan teknologi dan ini akan sangat membantu dalam pengembangan usaha mereka. Penggunaan teknologi dalam bisnis saat ini sudah menjadi keharusan dan AFI berharap para pelaku usaha waralaba bisa memanfaatkan teknologi dalam kegiatan waralaba mereka.

Sukses Bisnis Waralaba
Selain masyarakat umum dan pelajar, bisnis waralaba juga diminati oleh kalangan selebriti. Salah satunya adalah Lyra Virna yang menawarkan waralaba karaoke dengan nama ‘Lyrics Karaoke’. Menurutnya keputusan untuk membuka usaha karaoke berawal dari kegemarannya berkaraoke bersama keluarga. Oleh karena itu, Lyrics Karaoke juga memiliki konsep karaoke keluarga dengan suasana yang nyaman bagi keluarga. Meski namanya telah dikenal luas oleh masyarakat, Lyra mengaku lebih mengedepankan fasilitas dan layanan yang profesional dalam mengembangkan bisnis, dan tidak mengandalkan brand pribadi.

Hal ini sejalan dengan apa yang dilontarkan oleh Utomo Njoto dari FT Consulting dalam workshop “Kiat & Perangkap Dalam Memilih & Menjalankan Bisnis Waralaba” yang digelar pada Sabtu (20/5) lalu. Ia mengatakan beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memilih usaha waralaba antara lain, kesiapan modal dan dana cadangan, tentukan bisnis apa yang ingin ditekuni, pastikan waralaba yang dipilih sudah tervverifikasi dan berjalan dengan baik, pahami isi perjanjian kerjasama dengan jelas termasuk tentang hak, kewajiban, larangan, biayar, dan lain-lain, serta pelajari terlebih dahulu seluk beluk waralaba yang dipilih.

Selain itu, agar sukses menjalani bisnis waralaba, pelaku juga harus bisa memisahkan antara uang pribadi dan uang untuk usaha, selalu berkonsultasi dengan pemilik waralaba dan orang yang paham dengan usaha waralaba, persiapkan aspek administrasi dengan baik, pilih karyawan yang memiliki potensi untuk menjadi pimpinan, sediakan asuransi untuk usaha anda, dan selalu siap dengan hal-hal tak terduga. Sesi workshop, seminar dan talkshow yang digelar sepanjang pameran sangat berguna dalam memberikan panduan kepada para calon pengusaha waralaba.

Salah seorang pengunjung IFRA 2017, Santi Wijayanti, mengatakan ia hadir untuk melihat beberapa peluang usaha yang menawarkan investasi awal yang tidak terlalu besar. Banyaknya peserta pameran yang menawarkan beragam pillihan investasi menurutnya sangat bagus bagi pemula seperti dirinya. Lokasi pameran yang berada di tengah kota menurutnya juga menjadi keuntungan tersendiri karena membuat pengunjung mudah mencapai lokasi pameran.

“Seperti yang telah kami utarakan di awal, melalui pameran IFRA kami ingin mengajak sebanyak mungkin masyarakat untuk terjun menjadi pengusaha. Pertumbuhan bisnis waralaba berikut dengan pengusaha-pengusaha baru di bidang waralaba akan meningkatkan kegiatan ekonomi di Indonesia. Kami berharap kegiatan ini akan ikut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara umum, sekaligus menaikkan peringkat Indonesia dalam hal jumlah pengusaha baru setiap tahun,” pungkas Anang.

Komentar Pembaca