16 Mitra baru dengan “Cloudera” untuk tenaga kerja profesional big data

Advertisements

 Lensautama.com Big Analytics Skill Enablement (BASE), Perusahaan penyedia platform analisis data dan machine learning “Cloudera”  berinisiatif berkolaborasi di sektor pemerintah serta swasta di Indonesia. BASE dirancang untuk mendorong para pelaku industri, pemerintah, akademisi, dan mahasiswa, menciptakan lebih banyak profesional data dan membekali keterampilan Big Data Analytics agar tetap kompetitif di era ekonomi digital.

Senior Director Cloudera untuk wilayah Asia Pasifik Daniel Ng, mengatakan, BASE Initiative Cloudera menyatukan perusahaan-perusahaan dari sektor publik dan swasta untuk bekerja sama dengan komunitas big data, serta membina, melatih, berkolaborasi, dan mempekerjakan para tenaga kerja profesional big data.

“Terdapat 16 mitra BASE yang akan bergabung bersama kami seiring kami meluncurkan secara resmi inisiatif ini di Indonesia. Kami meyakini bahwa melalui BASE, Indonesia dapat menghasilkan segudang tenaga kerja profesional big data dan memajukan inisiatif-inisiatif Smart City di negeri ini.” ujarnya pada peluncuran inisiatif BASE di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (23/03/2017).

Country Manager Cloudera Indonesia Fred Groen, menjelaskan”Menyatukan berbagai mitra dalam suatu upaya kolaboratif akan membantu kami untuk terus menghasilkan tenaga kerja profesional data yang baru dan berbakat di industri ini, yang dapat menggunakan tool yang tepat dan mengaktualisasikan data bagi kepentingan bisnis dan masyarakat luas,”

BASE Initiative melengkapi program Cloudera Academic Partnership (CAP). Melalui program CAP, Cloudera menghadirkan kurikulum open source berstandar industri yang lengkap dan tanpa biaya bagi lembaga-lembaga mitra yang dapat diaplikasikan ke dalam program studi ilmu komputer dan bisnis analitik.

Para staf pengajar dan mahasiswa dari lembaga-lembaga terkait juga mendapatkan akses terhadap software dan pelatihan dengan potongan biaya guna membantu mempercepat adopsi platform open source dan teknologi-teknologi terkait. Saat ini, terdapat lebih dari 100 lembaga akademis di seluruh dunia yang merupakan anggota CAP, termasuk UMN dan Universitas Telkom di Indonesia.

Komentar Pembaca