Ponorogo Kini Miliki Terminal Yang Megah

Advertisements

Menurut Menhub Budi Karya Sumadi, terminal bus di berbagai daerah bisa menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, pengoperasian bus-bus antarkota dalam provinsi, dan antarkota dalam provinsi harus saling terintegrasi sembari mengingatkan agar pengelolaan terminal ini selalu memperhatikan kondisi fasilitas utama dan fasilitas penunjang terminal agar memberi kenyamanan maksimal kepada penumpang.

“Jangan sampai ada pungli,” Budi mengingatkan.

Data Kementerian Perhubungan RI menyebutkan, Terminal Seloaji Ponorogo dibangun sejak tahun 2013 hingga 2016. Alokasi dana dari APBN Pemerintah Pusat mencapai Rp 34 miliar ditambah dari APBD fase I Rp 6 miliar dan APBD fase II Rp 5,9 miliar. Total dana yang dikeluarkan untuk membangun terminal ini mencapai Rp 45,9 miliar.

Terminal Tipe A merupakan terminal yang dibangun sesuai persyaratan sesuai dengan Peraturan Menteri 132 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Terminal Penumpang Angkutan Jalan.

Penyelenggaraan terminal tipe ini harus memisahkan penumpang dalam beberapa zona. Yakni, zona 1 untuk penumpang yang sudah memiliki tiket bus, Zona 2 untuk penumpang yang belum memiliki tiket atau zona campuran, zona 3 untuk area perpindahan penumpang dan zona 4 pengendapan kendaraan.

.

Back


 

Komentar Pembaca