Lenzing Mengumumkan Peluncuran Serat VEOCEL Lyocell Dengan Teknologi Eco Disperse

Advertisements
JakartaLenzing Group (Lenzing) telah mengumumkan peluncuran serat VEOCEL Lyocell baru dengan teknologi Eco Disperse yang dirancang untuk digunakan dalam tisu basah yang flushable. Peluncuran serat baru ini dapat dikembangkan untuk beragam desain dan juga memberikan kekuatan dan performa tisu yang kuat.

Selain memiliki ragam fungsi dan dibuat khusus untuk perawatan sehari-hari, serat VEOCEL Lyocell baru dengan teknologi Lenzing Eco Disperse menawarkan flushability yang paling optimal dan mewakili serat paling canggih di bawah portofolio merek VEOCEL.

Serat VEOCEL Lyocell dengan teknologi Eco Disperse memiliki kemampuan penyerapan air yang kuat, dapat terurai dan pengaturan cairan yang efektif. Serat selulosa ini memiliki panjang potongan 8 mm sampai 12 mm, dan dapat digunakan untuk rasio perpaduan 20% – 40% dalam sebagian besar teknologi pemrosesan.

Produk nonwoven yang memiliki campuran serat VEOCEL Lyocell dengan teknologi Eco Disperse dan bubur kayu telah disertifikasi sebagai “sepenuhnya flushable” per INDA / EDANA Guidelines[ ] for Assessing the Flushability of Disposable Nonwoven Products yang diterbitkan pada Mei 2018, setelah melewati tujuh tes industri yang ketat.

“Kami mengambil pendekatan proaktif dan meletakkan fondasi untuk tisu basah flushable yang menggabungkan kenyamanan dengan sikap yang bertanggung jawab terhadap lingkungan, sehingga kami dapat menghadirkan kualitas dan kinerja yang optimal untuk produk nonwoven yang flushable, serta segmen nonwoven lainnya” Ujar Wolfgang Plasser, Wakil Presiden dari Global Business Management Nonwoven, Lenzing AG.

Ketika serat sintetis non-biodegradable (misalnya, poliester) menjadi serat campuran yang paling umum di bahan nonwoven untuk pembuatan tisu, keserbagunaan serat VEOCEL menawarkan alternatif baru sebagai bahan serat berkelanjutan yang berasal dari kayu sebagai bahan baku yang terbarukan.

Didukung oleh teknologi Eco Disperse, tisu yang dibuat dari serat VEOCEL™ Lyocell memiliki tingkat kebasahan yang tinggi dan dapat hancur dalam waktu yang lebih singkat. Misalnya kain nonwoven dengan 20% serat baru VEOCEL Lyocell dan 80% bubur kayu dapat mencapai > 90% disintegrasi dalam 30 menit, yang lebih cepat daripada bahan standar lain yang telah melewati Uji Disintegrasi FG502 dalam Pedoman INDA / EDANA untuk Guidelines for Assessing the Flushability of Disposable Nonwoven Products yang diterbitkan pada Mei 2018.

Serat VEOCEL™ Lyocell dihasilkan melalui proses loop tertutup yang berkelanjutan, yaitu ketika >99% pelarut yang digunakan untuk proses produksi akan didaur ulang dan digunakan kembali.

Serat dapat diadopsi sebagai bahan pencampuran untuk produk nonwoven termasuk tisu basah untuk bayi, tisu basah pembersih wajah, tisu basah flushable, dan tisu basah untuk organ intim.

Tinggalkan Balasan

Double Column Posts

Double Column Posts Subtitle

Perkuat Bisnis Logistik, Lalamove Perkuat Jangkauan Pengiriman Terbaik di Asia

Jakarta - Bisnis logistik dan pengiriman barang semakin melejit di Indonesia, Lalamove pemimpin dari penyedia jasa logistik dan on-demand delivery di Asia Tenggara dan Tiongkok kini kehadirannya mulai kuat di Jakarta....

Melalui ACT Mobil123 Serahkan Donasi Untuk Korban Gempa di Lombok

Jakarta - PT Mobil Satu Asia pemilik portal otomotif nomor 1 di Indonesia Mobil123.com dan Otospirit.com menyerahkan bantuan sebesar Rp 25.000.000,00 kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk mengurangi beban masyarakat...

Moza Memperkenalkan Produk Terbarunya Pada Gelaran Indocomtech 2018

Jakarta - PT Denka Pratama Indonesia yang merupakan distributor resmi produk elektronik khususnya aksesori kamera dan pemegang lisensi empat brand internasional terkenal, Moza, Mike, Zhiyun, dan Feiyu memperkenalkan produk terbarunya,...

Lima Finalis Motor Terbaik Pilihan Forwot (Forum Wartawan Otomotif) 2018

Lensautama.com -  Pasar sepeda motor nasional tetap menunjukkan gairahnya di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan pasar domestik nasional periode Januari hingga...

%d blogger menyukai ini: