Wahana Resmikan 2 SMK Binaan Sebagai Tempat Uji Kompetensi

Berita Terkini motor Otomotif
Advertisements
Jakarta – PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) dan PT. Astra Honda Motor (AHM) resmikan 2 SMK Binaan sebagai Tempat Uji Kompetensi dan Sertifikasi Nasional Teknik dan Bisnis Sepeda Motor yaitu SMKN 7 Kabupaten Tangerang dan SMKN 8 Kabupaten Tangerang di Tangerang.

Dari 53 SMK Teknik dan Bisnis Sepeda motor Honda yang menjadi binaan Wahana dan AHM di wilayah Jakarta Tangerang, kini 4 diantaranya telah resmi menjadi tempat uji kompetensi untuk siswa Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Honda.

Baca Juga : PT. Wahana Makmur Sejati (WMS)

Pemilihan sekolah sebagai tempat uji kompetensi tersebut dipilih berdasarkan tingkat atau grade yang dimiliki sekolah, dan hanya sekolah dengan grade A Plus yang akan dipilih sebagai TUK.

“Kami memilih 4 SMK yang layak jadi tempat uji kompetensi dengan alasan sarana dan prasarana laboratorium yang dimiliki sekolah lengkap sesuai standar Honda” papar Taryudin, Group Head of Corporate Communication Wahana.

“SMK Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Honda memiliki beberapa grade seperti Grade A Plus, Grade A, dan Grade B” tambahnya.

Selain bertujuan melengkapi dan meningkatkan standar laboratorium SMK sesaui dengan bengkel resmi Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), tempat Uji Kompetensi ini juga digunakan untuk memilih siswa terbaik yang berminat bergabung dengan AHASS setelah lulus sekolah.

Baca Juga : PT. Astra Honda Motor (AHM)

Tidak hanya sediakan sarana dan prasarana pendidikan terbaik, Wahana juga berikan kesempatan bagi siswa berprestasi dan berminat untuk gabung dengan ratusan jaringan AHASS yang tersebar di Jakarta dan Tangerang.

Pada kesempatan peresmian Tempat Uji Komptensi ini, Wahana juga memberikan sumbangan berupa sarana praktek seperti mesin sepeda motor Honda, sepeda motor Honda dan dilengkapi dengan buku – buku pedoman praktek.

“Mendukung kebijakan pemerintah yang mendorong perusahaan untuk berikan kesempatan kerja, SMK binaan adalah bentuk bentuk dukungan total kami hadirkan kualitas pendidikan yang lebih baik” tutup Taryudin.

Tinggalkan Balasan