Peluncuran Omega POS hybrid cloud
Aplikasi Berita Terkini Teknologi

Hybrid Cloud, Fitur Offline-Online Terkini Dari Omega POS

Advertisements
Lensautama – PT Omega Teknologi Indonesia (Omega POS) secara resmi meluncurkan sebuah fitur terbarunya, yakni Hybrid Cloud. Hybrid Cloud sendiri boleh dibilang merupakan penyempurnaan dari Smart Cashier, dimana dalam fitur terbaru ini para pelanggan dapat lebih nyaman dalam melakukan transaksi bisnisnya baik dalam keadaan online maupun offline pada koneksi internetnya.

Dalam peluncuran yang bertepatan dengan event pameran “International Franchise, Lisence & Business Concept Expo and Conference (IFRA) 2018” di JCC, Jakarta, Ong Pendopo Winoto selaku Direktur PT Omega Teknologi Indonesia mengatakan,”Saat ini tidak dapat dipungkiri lagi bila tren POS dan perangkat lunak pada umumnya menuju ke sistem cloud. Hal ini disebabkan sering tidak stabilnya koneksi internet. Itulah sebabnya fitur Hybrid Cloud yang dapat dipergunakan saat online maupun offline sangat di perlukan.”

Dengan hadirnya mode offline dalam hybrid cloud ini customer dapat tetap melakukan transaksi pada saat offline (koneksi internet tidak stabil), karena data pada saat transaksi dalam kejadian internet offline tidak akan hilang. Selain itu juga bila terjadi kesalahan yang mengakibatkan terhapusnya data saat transaksi – baik sengaja ataupun tidak sengaja – data tetap tersimpan.

Selain fitur hybrid cloud, Omega POS yang bekerja sama dengan  PT Indo Mega Vision juga memperkenalkan produk Smartcashier Micro yang disesuaikan dengan anggaran para pebisnis pemula seperti UKM.

Para UKM yang yang sudah berkembang atau naik tingkat juga bisa menggunakan Smartcashier Pro yang sudah terintegrasi penuh dengan akunting, Loyalty App (white labeling), Ide Kuliner (customer relationship management). Kelibihan dari alat ini adalah dilengkapi dengan pengaman user fingerprint dari fingerspot dengan sistem analisa sidik jari Omega.

Bagaimana dengan mereka yang memiliki modal usaha minim?

“Kami bersama PT Indo Mega Vision yang juga menggarap UKM di Indonesia sudah menyiapkan opsi termudah bilamana ada pebisnis yang minim modal usahanya, yakni dengan opsi sistem sewa perangkat keras (hardware) dan POS,” terang Ong.

Tinggalkan Balasan