dr Kristoforus Hendra Djaya menerima piagam penghargaan dari MarkPlus Inc di JMW 2018
Advertorial Berita Terkini Kesehatan Lifestye

Vaksinasi Sebagai Wujud Menuju Dunia Yang Lebih Sehat

Lensautama.com – Dalam gelaran Jakarta Marketing Week 2018 kali ini, dokter Kristoforus Hendra Djaya, SpPd dari klinik In Harmony Vaccination kembali diundang sebagai pembicara dalam talkshow singkat dipanggung utama. Sebagai dokter spesialis penyakit dalam yang juga akrab di sapa dokter Kristo, juga merupakan seorang disease prevention expert, founder, dan CEO dari In Harmony Vaccination, sebuah lembaga kesehatan yang melayani vaksinasi dan imunisasi untuk semua kalangan usia.

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran UI ini pada kesempatan kali ini menjelaskan secara singkat mengenai vaksinasi yang tetap memiliki peran signifikan dalam mewujudkan kehidupan dunia yang lebih sehat, terlebih bagi seluruh warga negara Indonesia khususnya.

Untuk penyakit hepatitis B dan C, Indonesia merupakan negara dengan peringkat ke-3 tertinggi bagi pengidapnya. Saat ini terdeteksi ada sekitar 28 juta penduduk Indonesia yang mengidap penyakit Hepatitis B dan C.

Selain Hepatitis B dan C, ada penyakit lain yang juga masih mengkhawatirkan yaitu kanker Serviks. Kanker Serviks saat ini merupakan pembunuh wanita terbanyak kedua setelah kanker Payudara. Disinyalir bahwa dalam waktu setiap 2 menit, 1 wanita dilaporkan meninggal dunia.

Inilah yang membuat dokter Kristo melalui In Harmony Vaccination miliknya menghimbau dan terus berkampanye sadar vaksinasi, baik melalui kliniknya maupun disetiap sesi dialog yang dihadirinya.

Dokter Kristo juga menambahkan,”Influenza yang umumnya dianggap ringan sekalipun dapat menjadi penyakit yang mematikan, bahkan membunuh 300 ribu hingga 500 ribu setiap tahunnya di dunia. Belu lagi Polio, campak, dan tifoid yang kesemuanya dapat berpotensi memakan korban jiwa dan kerugian lainnya.”

Ada beberapa faktor diluar rendahnya tingkat kesadaran masyarakat yang menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama oleh pemerintah dan semua orang, yaitu kelompok anti-vaksin, pemikiran skeptis, serta sikap melihat dan menunggu (wait and see).

Dalam rangka menghadapi semua tantangan tersebut, dokter Kristo bersama klinik In Harmony Vaccination mengatakan bahwa,”Bukan hanya tugas dokter dan perawat saja, tetapi sudah se-wajibnya kita semua dari berbagai lapisan masyarakat dan pemerintah untuk mengambil peranan penting sebagai pelopor dalam membangun kesadaran banyak orang akan pentingnya vaksinasi demi menuju kehidupamn dunia yang lebih sehat.”

Tinggalkan Balasan