V-KOOL Perkenalkan Paint Protection Film di Ajang IIMS 2018

Advertisements

JakartaV-Kool Indonesia secara resmi memperkenalkan produk anyarnya, Paint Protection Film (PPF), di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS). Produk ini diperkenalkan di booth V-KOOL , JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Inovasi produk dari V-KOOL

Inovasi produk dari V-KOOL ini diciptakan sebagai sebuah solusi atas perlindungan cat pada kendaraan. V-Kool PPF yang terbuat dari thermoplastic urethane mampu melindungi cat kendaraan dari goresan benda tajam, goresan krikil, pemudaran warna oleh paparan ultra violet, jamur hingga abrasi.

V-KOOL PPF akan menjadikan baret tipis yang terjadi permukaan bodi yang sudah dilapisi, akan hilang dalam sekejap setelah terkena panas matahari saat diparkir ataupun saat berjalan. Hal ini disebabkan oleh sifat lentur yang dimiliki oleh V-KOOL PPF yang memiliki sifat easy strectch hingga mampu mengikuti lekuk kendaraan dengan mudah.

Business Development Director PT. V-Kool Indo Lestari, Lianto Winata, mengatakan, V-KOOL Paint Protection Film merupakan lapisan film yang berfungsi memberi perlindungan terhadap risiko goresan pada bodi kendaraan dan menjaga kualitas warna mobil lebih lama.

“Kami dengan bangga memperkenalkan generasi kedua dari V-KOOL Paint Protection Film yang memiliki kualitas jauh lebih baik dari generasi pendahulunya. V-KOOL Paint Protection Film mampu memberikan perlindungan sempurna terhadap risiko goresan pada bodi kendaraan serta menjaga warna mobil dari paparan sinar Ultra Violet sehingga warna mobil tidak menjadi pudar” ujarnya

Produk yang memiliki ketebalan 6 mil (1 mil = 0.0254mm) ini dirancang untuk melindungi cat kendaraan dari kerusakan yang disebabkan zat korosif. Memberikan perlindungan sempurna terhadap sinar ultra violet, panas matahari dan air, sehingga warna cat tidak cepat pudar. Dan tingkat kejernihan PPF ini mampu memperkuat warna asli kendaraan dan membuatnya lebih berkilau. V-KOOL PPF juga memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan dengan coating kimia.

“Produk ini memiliki sifat lentur sehingga lebih mudah mengikuti lekuk kendaraan dengan sifatnya yang easy stretch. Mobil akan terlihat lebih indah dan natural berkat teknologi optically clear dan memberikan perlindungan sempurna terhadap noda yang dapat melunturkan warna cat kendaraan,” lanjutnya.

V-KOOL Paint Protection Film pertama kali diperkenalkan di Indonesia

V-KOOL Paint Protection Film pertama kali diperkenalkan di Indonesia oleh V-KOOL pada tahun 2015. Paint Protection Film yang diperkenalkan kali ini adalah PPF generasi kedua yang telah disempurnakan kualitasnya sehingga mampu memberikan perlindungan yang jauh lebih sempurna dan menjaga kondisi warna cat mobil berkilau lebih lama.

V-KOOL menghadirkan media display interaktif dan juga Spesialis dalam bidang kaca film sehingga pengunjung bisa melakukan konsultasi dan mengetahui lebih lanjut mengenai kaca film yang baik untuk digunakan pada kendaraan ataupun bangunan.

Diskon V-Kool hingga 30%

V-Kool memberikan potongan harga (discount) 30% dan cash back hingga Rp 500.000 untuk setiap pembelian kaca film V-Kool full body (kaca depan, samping dan belakang).

Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini V-Kool menyediakan beragam pilihan paket pembelian kaca film full body, sehingga konsumen dapat memilih dengan mudah sesuai dengan kebutuhannya, yakni: Diamond Plus Series, Diamond Series, Gold Plus Series, Gold Series, dan Silver Series.

“Kami memberikan kemudahan kepada konsumen dengan memilih sendiri paket kaca film yang diinginkan sesuai tingkat kegelapan yang dibutuhkan untuk kaca depan, kaca samping dan kaca belakang. Kami sudah memadupadankan pilihan spesifikasi produk dengan kualitas terbaik dan terefisien bagi konsumen untuk kaca film yang akan dipasang pada kaca depan, kaca samping dan kaca belakang” ujar Vice President Director PT V-KOOL Indo Lestari, Linda Widjaja.

“Pilihan dan kemudahan pada Gold Series dan Silver Series ini kami ciptakan tanpa menurunkan kualitas dari produk yang kami miliki. Gold Series dan Silver Series ini merupakan produk kaca film V-KOOL dengan spesifikasi yang berbeda tetapi dengan kualitas sesuai standar produk kaca film premium yang kami miliki saat ini” papar Linda.

“PT V-KOOL Indo Lestari juga berkomitmen untuk terus melanjutkan edukasi pasar mengenai manfaat penggunaan kaca film. Edukasi pasar merupakan bagian dari rencana V-KOOL untuk menambah nilai dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat penggunaan kaca film untuk mobil, rumah serta tempat usaha mereka” ungkap Linda Widjaja.

“Untuk itu, kami mengajak pengunjung IIMS 2018 untuk merasakan performa kaca film V-KOOL dengan melalui alat demo V-KOOL Heat Tunnel” lanjut Linda.

V-KOOL Heat Tunnel disediakan sebagai sebuah alat demo yang bisa dicoba pengunjung untuk mensimulasikan performa kaca film V-KOOL. Pengunjung akan benar-benar mengalami panas di dalam terowongan tersebut dan merasakan manfaat kaca film V-KOOL.

Tinggalkan Balasan

Double Column Posts

Double Column Posts Subtitle

Lima Finalis Motor Terbaik Pilihan Forwot (Forum Wartawan Otomotif) 2018

Lensautama.com -  Pasar sepeda motor nasional tetap menunjukkan gairahnya di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan pasar domestik nasional periode Januari hingga...

Masih Bingung Perbedaan Mirroring, Mirorlink, Miracast Bahkan Airplay Baca Ini

Jakarta - Asuka Car TV bukanlah teknologi yang hanya ikut-ikutan dan berhenti menerobos teknologi jaman dalam bidangnya. Kembali lagi terkait dengan sering terjadi kekeliruan terhadap penggunaan kata Mirrorlink dan Mirroring,...

Chief Pomade Jangkau Indonesia Lebih Luas Dengan Buka Toko Online di Shopee

Jakarta - Shopee, platform e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, secara resmi luncurkan Chief Barber & Supplies Co Official Shop, salah satu barbershop lokal terdepan dan perawatan rambut pria...

Mitsubishi Xpander Sebagai Car of the Year 2018 Versi Wartawan Otomotif

Jakarta - FORWOT Car of the Year tahun ini diramaikan oleh 23 mobil baru yang dirilis selama periode Agustus 2017 hingga Juli 2018. Jumlah ini menurun dibandingkan peserta tahun 2017...

%d blogger menyukai ini: