Film layar lebar, Jelita Sejuba

Rumah Produksi Drelin Amagra Pictures merilis sebuah karya perdananya

Advertisements

Rumah Produksi Drelin Amagra Pictures merilis sebuah karya perdananya

Lensautama.com – Rumah Produksi Drelin Amagra Pictures merilis sebuah karya perdananya, yaitu sebuah film layar lebar berjudul “Jelita Sejuba”

Film yang mengisahkan kehidupan Sharifah

Jelita Sejuba adalah sebuah film yang mengisahkan kehidupan (Sharifah) istri seorang tentara yang ternyata tidaklah mudah. Hatinya selalu bergejolak setiap kali suaminya (Jaka) ditugaskan untuk mengabdi pada negara.  Film yang diangkat berdasarkan pemikiran dan pengalaman seorang Ibu Krisnawati yang berlatar kehidupan didunia militer.

Sekilas mengenai synopsis

Sekilas mengenai synopsis dari film ini sebenarnya mengisahkan tentang kegundahan hati isteri seorang prajurit manakala menanti suaminya kembali dari tugas pengabdiannya pada negara. Sharifah, tokoh yang diperankan oleh aktris Putri Marino adalah sosok wanita muda yang harus berperang dalam kegundahannya saat menjadi isteri dari seorang Prajurit bernama Jaka (Wafdah Saifan Lubis).

Kehebatan dan ketegaran serta luar biasanya perempuan-perempuan muda yang berani berkomitmen dengan mereka atas nama cinta, juga rela menjadi nomor dua, karena prioritas tentara adalah negara. Hal ini pula lah yang membuat Ray Nayoan sebagai sutradara tergugah untuk mengangkat kisahnya ke layar lebar.

Ray melihat sisi humanis yang belum banyak terekspos ke masyarakat. Kehidupan para prajurit ini bukan hanya melulu untuk negara. Mereka juga jatuh cinta.

Mengambil lokasi syuting di Natuna, tepatnya di sebuah daerah pesisir bernama Sejuba, “Jelita Sejuba” sangat kental akan kearifan lokal yang dikemas apik sehingga mampu memperkenalkan wajah Natuna dan membuat kaya film layar lebar pertama yang juga didominasi aksen melayu ini menjadi sangat menarik untuk ditonton.

“Batu-batu besar di Sejuba di saat yang sama seperti simbol. Batu-batu itu ada disitu terus, seperti Sharifah yang bersabar menunggu suaminya,” tutur Roy dalam jumpa pers di kawasan Kemang, Jakarta , Rabu (7/3/2018).

Selain Putri Marino dan Wafda Saifan Lubis, “Jelita Sejuba” juga dibintangi oleh Nena Rosier, Yukio, Aldi Maldini, Abigail dan Mutiara Sofya serta aktor lokal Natuna Harlan Kasman.

Untuk Music Director dipegang oleh Ricky Surya Virgana, yang dikenal sebagai salah satu personel White Shoes & the Couples Company, berkolaborasi dengan pemusik lokal Natuna dalam menciptakan alunan musik Melayu yang indah. Anji Manji yang terpesona dengan film “Jelita Sejuba” dan Natuna yang menawan, membuat dirinya khusus menciptakan lagu berjudul “Menunggu Kamu”. Sebuah lagu cinta pertama untuk Natuna yang dijadikan original sound track.

Saksikan dan jangan lewatkan film Jelita Sejuba yang akan tayang di bioskop-bioskop nasional tanggal 5 April 2018

Tinggalkan Balasan

Double Column Posts

Double Column Posts Subtitle

Perkuat Bisnis Logistik, Lalamove Perkuat Jangkauan Pengiriman Terbaik di Asia

Jakarta - Bisnis logistik dan pengiriman barang semakin melejit di Indonesia, Lalamove pemimpin dari penyedia jasa logistik dan on-demand delivery di Asia Tenggara dan Tiongkok kini kehadirannya mulai kuat di Jakarta....

Melalui ACT Mobil123 Serahkan Donasi Untuk Korban Gempa di Lombok

Jakarta - PT Mobil Satu Asia pemilik portal otomotif nomor 1 di Indonesia Mobil123.com dan Otospirit.com menyerahkan bantuan sebesar Rp 25.000.000,00 kepada Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk mengurangi beban masyarakat...

Moza Memperkenalkan Produk Terbarunya Pada Gelaran Indocomtech 2018

Jakarta - PT Denka Pratama Indonesia yang merupakan distributor resmi produk elektronik khususnya aksesori kamera dan pemegang lisensi empat brand internasional terkenal, Moza, Mike, Zhiyun, dan Feiyu memperkenalkan produk terbarunya,...

Lima Finalis Motor Terbaik Pilihan Forwot (Forum Wartawan Otomotif) 2018

Lensautama.com -  Pasar sepeda motor nasional tetap menunjukkan gairahnya di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan pasar domestik nasional periode Januari hingga...

%d blogger menyukai ini: