HOMEDEC memperkuat posisi di sektor renovasi

Advertisements

Lensautama.com – Menapaki langkah ke-4 tahun-nya, HOMEDEC pionir pameran Home Show kini akan kembali diselenggarakan di bulan dan venue yang sama pada tanggal 6-9 September 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City – Tangerang.

Sukses mendatangkan 22.000 pengunjung selama 4 hari

Setelah sukses mendatangkan lebih dari 22,000 pengunjung selama 4 hari dengan didukung lebih dari 150 peserta dan 300 booth di pameran tahun lalu, HOMEDEC tahun ini siap menjawab kebutuhan pasar dengan memberikan terobosan & inovasi terbaru pada industri renovasi, interior dan home improvement

HOMEDEC juga menjadi wadah bagi pelaku pasar dan pebisnis lokal maupun internasional dalam meningkatkan penjualan dengan mendatangkan konsumen/pengunjung yang tepat sasaran. Dari furniture dan furnishing, home appliances, kitchen cabinets, bath dan sanitary ware, bedding dan linen, art dan decorative, audio visual dan home theatre, water heater dan water filter, window dan door, flooring, lighting, home security, interior design services dan banyak lagi, semuanya dapat ditemui di pameran ini.

Indonesia merupakan potensi pasar yang sangat kuat

Indonesia merupakan potensi pasar yang sangat kuat, di mana berbagai industri tumbuh dengan sangat cepat dan subur, khususnya pada sektor properti yang kian marak dengan pembangunan hunian residensial maupun vertikal. Seiring dengan pembangunan infrastruktur yang mulai direalisasikan, semakin memudahkan para pengembang untuk saling berkompetisi dalam meng-komersilkan project yang kian variatif.

“Fasilitas yang ditawarkan oleh berbagai pengembang dengan tujuan penetrasi pasar mulai terlihat, ada demand yang serius disini, seperti Sky Bridge yang berada di kawasan BSD Tangerang mulai dimanifestasikan, kata Linda Leoni, Regional Business Development Manager C.I.S”

Tahun 2018 ini masih dipandang sebagai target investasi

“Berdasarkan riset dari JLL (Jones Lang Lassale) Indonesia yang menyatakan bahwa prediksi untuk sektor properti di tahun 2018 ini masih dipandang sebagai target investasi yang sehat dengan potensi yang kuat. Dengan basis populasi yang besar ini, maka demand akan sektor properti residensial maupun komersial akan pasti terus berlanjut.  Tidak hanya investor lokal, investor asing pun masih mengekspresikan minat berinvestasi di Indonesia, hal ini mengindikasikan potensi yang positif untuk industri renovasi, interior dan home improvement”.

HOMEDEC menyajikan solusi pilihan terbaik dan paling berbakat dalam industri renovasi, interior dan home improvement serta memberikan fragmen yang bisa dijadikan referensi oleh para pemilik rumah (pengunjung). Selain itu HOMEDEC juga tetap berpegang pada tujuannya yaitu menawarkan ide, inspirasi serta tren untuk membantu pemilik rumah dalam mewujudkan rumah yang indah, nyaman dan fungsional.

1 thought on “HOMEDEC memperkuat posisi di sektor renovasi

Tinggalkan Balasan

Double Column Posts

Double Column Posts Subtitle

Lima Finalis Motor Terbaik Pilihan Forwot (Forum Wartawan Otomotif) 2018

Lensautama.com -  Pasar sepeda motor nasional tetap menunjukkan gairahnya di tengah kondisi ekonomi yang sulit. Dari data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan pasar domestik nasional periode Januari hingga...

Masih Bingung Perbedaan Mirroring, Mirorlink, Miracast Bahkan Airplay Baca Ini

Jakarta - Asuka Car TV bukanlah teknologi yang hanya ikut-ikutan dan berhenti menerobos teknologi jaman dalam bidangnya. Kembali lagi terkait dengan sering terjadi kekeliruan terhadap penggunaan kata Mirrorlink dan Mirroring,...

Chief Pomade Jangkau Indonesia Lebih Luas Dengan Buka Toko Online di Shopee

Jakarta - Shopee, platform e-commerce terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan, secara resmi luncurkan Chief Barber & Supplies Co Official Shop, salah satu barbershop lokal terdepan dan perawatan rambut pria...

Mitsubishi Xpander Sebagai Car of the Year 2018 Versi Wartawan Otomotif

Jakarta - FORWOT Car of the Year tahun ini diramaikan oleh 23 mobil baru yang dirilis selama periode Agustus 2017 hingga Juli 2018. Jumlah ini menurun dibandingkan peserta tahun 2017...

%d blogger menyukai ini: